Flead


Penyebab kram dan tips mengatasi

Ditulis dalam Artikel oleh flead pada Maret 10, 2010
Tags:

Kram kaki adalah nyeri akibat spasme otot di kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras. Daerah yang paling sering Kram adalah otot betis di bawah dan belakang lutut. Nyeri kram dapat berlangsung beberapa detik hingga menit dengan keparahan bervariasi.
Kram kaki biasanya terjadi saat kita beristirahat, bahkan mungkin sedang tidur. Orang tua lebih sering terkena kram daripada orang muda. Pada beberapa orang tua, kram bahkan bisa terjadi setiap hari.

Penyebab
Pada umumnya penyebab kram tidak diketahui (idiopatik). Sementara ahli berpendapat bahwa kram terjadi ketika otot yang sudah dalam posisi mengkerut dirangsang untuk kontraksi. Hal ini terjadi saat kita tidur dengan posisi dengkul setengah ditekuk, dan telapak kaki sedikit mengarah ke bawah. Pada posisi ini otot betis agak tertekuk dan mudah terkena kram. Itulah mengapa gerakan pelenturan sebelum tidur dapat mencegahnya.

Pada beberapa kasus, kram mungkin terjadi karena masalah atau kondisi lainnya, misalnya:

* Beberapa jenis obat dapat memberikan efek samping berupa kram. Golongan obat ini antara lain: diuretik, nifedipine, cimetidine, salbutamol, statins, terbutaline, lithium, clofibrate, penicillamine, phenothiazines, dan nicotinic acid.
* Dehidrasi
* Ketidakseimbangan zat garam dalam darah (misalnya, kadar kalsium atau potasium terlalu rendah)
* Kehamilan, terutama pada trimester akhir
* Kelenjar tiroid yang kurang aktif
* Penyempitan arteri kaki yang menghambat sirkulasi
* Gangguan saraf
* Sirosis hati
Pada kondisi di atas, kram hanyalah satu dari beberapa gejala lainnya. Bila tidak ada gejala lain, kemungkinan besar kram bersifat idiopatik dan bukan karena kondisi di atas.
Penanganan
Gerakan pelemasan (stretching) dan pemijatan biasanya dapat meredakan serangan kram. Obat pengurang sakit biasanya tidak bermanfaat karena tidak cukup cepat bekerja. Namun, pengurang sakit seperti paracetamol mungkin bermanfaat meringankan nyeri dan lemas otot yang kadang masih berlangsung hingga 24 jam setelah hilangnya kram.

Pencegahan

* Beritahu dokter bila kram kemungkinan disebabkan oleh konsumsi salah satu obat di atas. Dokter dapat memberikan obat alternatif.
* Minum setidaknya enam gelas penuh setiap hari, termasuk satu gelas sebelum tidur. Juga perbanyak minum sebelum, selama dan setelah berolah raga.
* Konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium dan magnesium. Makan satu atau dua buah pisang sehari sudah cukup memenuhi kebutuhan potasium Anda.
* Bila Anda sering mengalami kram saat tidur, lakukan gerakan pelemasan pada otot-otot betis sebelum tidur. Caranya adalah dengan berdiri sekitar 60-90 cm dari dinding, lalu condongkan badan ke arah dinding dengan telapak kaki tetap di tempat. Lakukanlah beberapa kali. Anda mungkin perlu beberapa hari melakukannya sampai efeknya terasa.
* Tidurlah dengan posisi yang mencegah otot betis Anda tertekan tanpa disadari:
*Gunakan bantal untuk menyangga telapan kaki saat Anda tidur telentang.
* Bila Anda tidur tengkurap, posisikan telapak kaki menggantung di ujung kasur.
*Usahakan selimut tetap longgar di bagian kaki agar jari-jari dan kaki telapak tidak menghadap ke bawah saat tidur.

Multivitamin B Dapat Mengurangi Kram :

Otot merupakan jaringan paling enerjik. Otot memerlukan vitamin vitamin esensial ini untuk memperbaiki dan membangun kembali sel-selnya serta membantu mencegah kram.vitamin B terbukti dapat membantu fungsi syaraf dan mengontol rasa nyeri yang disalurkan oleh saraf. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Pharmacology tahun 1998 menunjukkan bahwa 86% dari orang berusia tua yang diberi suplemen multivitamin B mengalami penurunan kejadian kram.
Dosis yang dianjurkan adalah minimum 50mg tiamin, 250mg B12, 30mg B6, dan 5mg B2 per dosis harian. Multivitamin B bisa diperoleh dari sumber makanan sehari-hari seperti polong-polongan, daging merah, daging ayam, dan sayur.
Vitamin E dengan dosis 300 IU perhari dapat mengurangi kram di malam hari. Vitamin E terdapat pada kacang almond dan biji bunga matahari serta gandum.

About these ads

5 Tanggapan to 'Penyebab kram dan tips mengatasi'

Subscribe to comments with RSS atau TrackBack to 'Penyebab kram dan tips mengatasi'.

  1. Ai Caro Karwati berkata,

    Aku Sering Kram D bAWAh Ketiak Sama Belakang Betis…

  2. ety berkata,

    ini pengetahuan penting bagi saya karena saya termasuk yang beberapa kali mengalami kram pada betis di malam hari.

  3. ninoseksi berkata,

    td pagi akikah kram cinnnnnnnnnnnn cap cuz

  4. lutfilucky berkata,

    huhu..tips yang oke.mang sering juga kena kram..hehe

    • flead berkata,

      thanks :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: